Rechercher dans ce blog

Wednesday, January 17, 2018

Banyak Perempuan Butuh Coklat Saat Haid, Ini Alasannya

Suara.com - Setiap perempuan biasanya tahu jika waktu menstruasi segera tiba dari tanda-tanda yang mereka rasakan. Mulai dari kram perut, berjerawat, payudara nyeri dan perubahan suasana hati.

Inilah yang membuat banyak perempuan menginginkan makanan manis untuk mengalihkan perhatian dari kesengsaraan PMS. Salah satunya adalah coklat.

Tapi, pernahkah Anda menyadari mengapa kita selalu menginginkan coklat pada masa menstruasi kita? Menjawab hal ini, Melanie McGrice, ahli diet terakreditasi dari Australia, menerbitkan sebuah postingan blog yang menjelaskan berbagai cara yang telah para peneliti lakukan untuk mencoba mengetahui teka-teki coklat ini.

Banyak orang percaya bahwa itu semua ada karena ketidakseimbangan hormon yang terjadi selama siklus menstruasi. Seiring tingkat progesteron dan estrogen Anda menurun pada awal menstruasi, ini menyebabkan Anda menjadi lebih lapar.

Tingkat serotonin Anda juga menurun, sementara pada saat bersamaan tingkat kortisol Anda terus meningkat. Pengurangan hormon perasaan baik Anda yang dipasangkan dengan peningkatan hormon stres, membuat Anda menginginkan makanan manis. Sehingga Anda bisa meningkatkan kadar serotonin sekali lagi dan menghibur diri sendiri.

Meskipun banyak orang yakin oleh teori ini, McGrice mengaku bahwa tidak ada bukti pasti bahwa ketidakseimbangan hormon benar-benar berperan dalam mempengaruhi keinginan Anda terhadap makanan saat menstruasi.

Dengan pemikiran tersebut, para peneliti memutuskan untuk menyelidiki alasan psikologis yang kemungkinan ada di balik kebutuhan bulanan Anda akan coklat.

McGrice mengutip sebuah penelitian tahun 2004, yang membandingkan keinginan perempuan Spanyol dan Amerika terhadap coklat. Banyak perempuan Amerika secara khusus memilih siklus haid mereka sebagai waktu yang paling mungkin untuk mereka mengemil coklat.

Di sisi lain, sejumlah perempuan Spanyol mengatakan bahwa mereka sangat menginginkan coklat saat makan malam atau saat bekerja, dibandingkan dengan waktu menstruasi. Inilah sebabnya mengapa orang sekarang telah dituntun untuk percaya bahwa hasrat coklat disebabkan oleh isyarat yang telah kita ajarkan pada diri kita sendiri.

Banyak perempuan mengasosiasikan menstruasi dengan memakan coklat. Itu sebabnya mereka sekarang secara otomatis mendambakannya sebelum atau selama siklus menstruasi.

"Setelah meninjau penelitian saat ini, saya percaya bahwa keinginan coklat sebelum menstruasi kita adalah campuran antara pengkondisian fisiologi, psikologi dan budaya," McGrice menyimpulkan.

Perubahan hormonal kita selama hari-hari menjelang siklus menstruasi, kata dia membuat kita merasa stres dan lelah, yang akan coba kita lenyapkan dengan menikmati makanan favorit kita.

"Ini akhirnya menciptakan siklus dimana kita mendambakan makanan tinggi lemak dan gula saat kita mendapatkan menstruasi setiap bulan," tutup dia. [Independent]

Let's block ads! (Why?)

No comments:

Post a Comment

Search

Featured Post

Mysterious noise irking Tampa residents may be fish mating loudly: 'Pretty uncommon phenomenon' - New York Post

Residents of Tampa, Florida have reported hearing strange noises coming from the bay for years, and now scientists believe it may be fish ...

Postingan Populer