
Suara.com - Kebahagiaan seorang anak, adalah hal yang paling penting untuk dipenuhi, karena dapat memberikan pengaruh besar terhadap dirinya di masa depan, hal itu menjadi dasar pentingnya memberikan kegiatan positif termasuk wisata edukatif.
"Memberikan kebahagiaan bagi seorang anak mempengaruhi tumbuh kembangnya di masa depan," kata Konselor dan pemerhati anak, Muhammad Agus Syafii saat ditemui di rumah belajar bagi anak yatim dan duafa, Rumah Amalia.
Melihat hal tersebut, sebagai pendiri Rumah Amalia yang berdiri sejak 2006, Agus bertekad menjadikan Rumah Amalia sebagai salah satu wisata edukasi yang bisa dikunjungi kapanpun, khususnya bagi anak yatim dan duafa.
"Wisata edukasi Rumah Amalia, berawal karena banyak anak-anak yang datang ke Rumah Amalia ini tidak memiliki harapan. Mereka kehilangan atau ditelantarkan oleh orangtua. Karena itu, di momen ini saya ingin mengajak mereka agar memiliki harapan kembali," ujar Agus saat ditemui suara.com, Minggu (9/10/2018) di Rumah Amalia, Ciledug, Tangerang Selatan.
Untuk itu, Rumah Amalia lanjut Agus akan menyelenggarakan berbagai kegiatan menyenangkan bagi anak-anak asuhnya yang saat ini sudah berjumlah 90 orang.
Mulai dari menari, bernyanyi, belajar dan bermain bersama, dan mengundang beberapa tokoh untuk berbagi tentang masa kecil, agar anak-anak bisa mendapatkan semangat dan inspirasi dari kisah yang mereka dengarkan tersebut.
Dengan cara ini, kata dia diharapkan dapat menumbuhkan harapan bagi anak-anak, agar sesulit apapun yang mereka hadapi, mereka masih merasa optimis karena memiliki harapan.
"Kegiatan seperti ini sifatnya motorik dan menimbulkan kegembiraan untuk anak, serta bagian dari terapi. Saat mereka merasa sedih dan kehilangan harapan, kegembiraan bersama teman-temannya itu menimbukkan aura positif untuk mereka," jelas Agus.
Aura positif tersebutlah, lanjut dia yang akan mendukung anak untuk menjalani hidupnya di masa yang akan datang, sehingga mereka bisa meraih harapan dan cita-citanya, meski memiliki masa lalu yang yang tak mengenakkan.
Wisata edukasi Rumah Amalia, selain untuk anak asuh, juga bisa diikuti oleh siapa saja, khususnya untuk anak-anak yang baru saja kehilangan orangtua, karena perceraian atau meninggal, hingga mereka yang ditelantarkan.
No comments:
Post a Comment