Rechercher dans ce blog

Monday, November 19, 2018

Mau ke Bali Cuma Rp 148 Ribu? Nih Tips Backpacker ala Febrian

Suara.com - Banyak orang pasti berpendapat kalau travelling itu bakalan mahal. Tak jarang karena alasan tersebut menjadikan beberapa orang menunda dan memendam hasrat travelling mereka.

Biaya transportasi, makan, tempat menginap, pasti sudah berfikir bujet bakal bengkak dan akhirnya Anda menunda jalan-jalan. Padahal ada cara agar travelling bisa dibuat lebih murah dan menyenangkan. Yakni gaya Backpacker, nah, menjadi backpacker juga takut karena memang terkesan nekat dan butuh keberanian tambahan.

Febrian, seorang travel blogger menjelaskan pernah mencoba backpackeran ke Bali, dan ternyata memang benar-benar luar biasa murahnya, tetapi juga luar biasa perjuangannya.

"Saya pernah 4 tahun lalu mencoba ke Bali backpackeran, dan itu super murah ya hanya habis kurang lebih Rp 148 ribu.  Tapi kalau sekarang nggak tahu ya karena mungkin tikernya sudah beda. Pertama naik kereta ekonomi ke Yogyakarta, itu sekitar Rp 50 ribu, lalu dari Yogyakarta lanjut kereta ke Banyuwangi itu juga sekitar Rp 50 ribu, dari Banyuwangi nyebrang naik kapal laut Ketapang-Gilimanuk kalau nggak salah Rp 8 ribu. Sisanya untuk makan. Nah, ada tapinya...itu makan waktu 3 hari perjalanan lho, sIapkah Anda?" beber Febrian saat ditremui di acara Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Senin, (19/11/2018).

Febrian mengakui jika passion kita memang sudah niat backpackeran ia menyarankan untuk siap dalam kondisi apapun.

"Itu 8 jam menuju Jogjakarta, lalu istirahat tidur sebentar waktu itu tidak dihotel juga ya, lalu naik lagi kereta ke Banyuwangi kurang lebih 14 jam, itu di kereta duduknya juga lumayan mepet-mepet ya, dan itu pinggang pegal sih," selorohnya.

Febrian mengakui jika Anda ingin mencoba seru-seruan bersama teman boleh pengalamannya dicoba. tapi ia menyarankan untuk lebih menabung saja dulu demi mendapatkan kenyamanan lebih.

"Kembali ke masing-masing persepsi sih ya, kalau mau murah, berani capek, kalau mau nyaman, ya nabung lebih banyak saja, itu kan selera saja,"

Bicara backpackeran Febrian juga mengaku hanya membawa sedikit baju ganti.

"Kalau saya, 3 baju, celana pendek 2, sendal jepit, sepatu, itu cukup dan bisa bertahan 2 minggu. Gimana kok bisa, ya sistem cuci pakai. Lalu, jika Anda wisata ke lokasi yang infrastukturnya belum memadai, jangan lupa bawa sleeping bag, karena Anda bisa tidur di emperan, atau dibawah pohon. Tapi biasanya jika ke pedalaman atau desa tertentu saran sih coba temui kepala desa, karena biar bagaimanapun mereka itu ramah-ramah kok daripada orang kota kaya Jakarta ya, yang belum apa-apa sudah terkontaminasi prasangka buruk sama seseorang, apalagi nawarin tempat menginap hahaha...Jadi temui kepala desa, biasanya mereka malah menawarkan menginap dirumah mereka, meskipun di lantai, tapi itu sudah oke banget," pungkasnya.

Let's block ads! (Why?)

No comments:

Post a Comment

Search

Featured Post

Mysterious noise irking Tampa residents may be fish mating loudly: 'Pretty uncommon phenomenon' - New York Post

Residents of Tampa, Florida have reported hearing strange noises coming from the bay for years, and now scientists believe it may be fish ...

Postingan Populer